Mencintai

Sebuah ungkapan mengatakan bahwa org yang mencintai lebih besar akan terluka lebih dalam. Akan tetapi jika komitmen mencintai masih ada, layakkah mengkhianati... Mungkin memang mencintai akan terluka tapi saat waktunya harusnya mencintai maka mencintai dengan baik adalah pilihan, setidaknya itu jauh lebih membahagiakan dari pada penyangkalan akan cinta... setidaknya ada setitik kedamaian dalam hidup.  penyangkalan akan cinta juga menimbulkan rasa sakit.  Tetapi dengan mengambil hikmah akan pelajaran bagaimana mencintai mungkin itu takkan  membuat merasa sakit lebih dalam. 
     Tak enak makan hampir 7 hari adalah efek putusa cinta.  walaupun memutuskan untuk berdamai akan tetapi ..... ya alasannya itu sudah cukup adil, mungkin saja berkurang rasa suka.  Soe hok gie waktu tertolak bilang bahwa seolah-oalah kita adalah tentara yang menyelamatkan suatu desa. Suatu ketika kita menemukan seorang gadis diantaranya anak-anak dari penduduk desa tersebut.  Kita benar-benar dikagumi dan di elu-elukan oleh penduduk.  Tetapi saat kita hendak meminang gadis itu, apa kata orang tua kepada sang gadis? dia emang baik tetapi tidak untuk menjadi keluarga kita.  Sejak itu aku berpikir untuk mencintai buku biografi, mencintai sastra...mereka benar-benar mengabadikan rasa sakit dan rasa bahagia.  Hingga membuat orang lain merasa memiliki teman dan tidak sendiri.  Mereka lewat tulisan juga mengajarkan ku untuk tidak memaksakan menyetujui pendapat mereka, tulisan ibarat orang mati yang memberi kesempatan lebih luas untuk berpikir menyetujui atau tidak, kesempatan mengambil sikap, mempertimbangkan memberi tenggang waktu yang lebih lama dan reflektif, sementara himbauan orang hidup tidak pernah berhenti sebelum mereka matiiii !

In memory when I was loving you for a moment, my first boyfriend……..

MasDul


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROSPEK KELANJUTAN STUDI LULUSAN SMK JURUSAN TATA BUSANA

PENGGUNAAN TEKNIK PENGUKUHAN UNTUK MENGATASI PERILAKU MENGGANGGU PADA ANAK PRASEKOLAH

GURU BK SEBAIKNYA “JEMPUT BOLA”