Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Kicauan Senjaa...

Ku impikan negeri permai Sawah membentang, Hutanku hijau kehitaman, Lautku biru memanjang, Mereka bilang tanahku surga Desaku… Sungguh polos dan lugu Disini ribut Badu beradu gundul Disana hiruk pikuk jethung dimainkan Riuh rendah kadang menjengkelkan Orangtua… Berhamburan petani rayakan panen tiba Nelayan berlawan menerjang gelombang Kusir memacu talian kuda Supir memacu roda empatnya Guru-guru tempat berguru Pak haji tempat mengaji Pak lurah tempat keluh kesah Bupati tempat mengadu diri Ya, hidup dengan cara mereka Pagi menjelang, mimpiku hilang… Anak desa menghisap ganja Anak kota pake narkoba Kelurahan kumpulan gila wanita Kenegaraan kumpulan gila harta Ah negeriku merana… Wonosari ,7 April 2016

TINJAUAN EKOLOGIS DAN SEBUAH PENDEKATAN KOLABORATIF SEBAGAI UPAYA INTERVENSI PROBLEM PERILAKU PADA REMAJA

Oleh  Ruly Ningsih Mahasiswa S2 Bimbingan dan Konseling, UNY rulyningsih@gmail.com , 089-646-759-947 Abstrak Persoalan dan tantangan dalam pendidikan sangat kompleks.   Siswa sebagai subjek pendidikan dihadapkan pada banyak tantangan zaman yang menyangkut degenerasi moral (perilaku kenakalan remaja termasuk di dalamnya penyalahgunaan narkotika).   Disisi lain, siswa sebagai generasi muda merupakan harapan akan hari esok untuk Indonesia yang lebih baik.   metode penelitian ini menggunakan studi literatur dan media informasi lain seperti internet.   Guru BK dapat melakukan pendekatan kolaboratif sebagai bentuk intervensi terhadap kenakalan remaja.   Hal ini dikarenakan perilaku kenakalan tidak bisa dilepaskan dari lingkungan tempat individu hidup sehingga guru BK tidak mungkin bekerja sendiri dalam mengintervensi kenakalan remaja.   Keyword : kenakalan remaja, guru BK, pendekatan kolaboratif . baca lebih lanjut di prosiding uad.ac.i...

Mimpi

MIMPI YANG TERTUNDA…. Terkadang kita berpikir akan menjadi apa dan bagaimana kita akan menjadi.   Seperti video sang pemimpi yang menulis 1000 mimpi lalu satu demi satu mimpi itu menjadi kenyataan, kemudian kita bertanya pada diri kita.   “Akankah jika saya menulis mimpi-mipi, saya juga bisa mewujudkannya ?” lalu kita bertanya lagi “Bagaimana saya akan mewujudkannya ?” Siapapun berhak menggantungkan mimpi mereka di atas langit akan tetapi jika mimpi itu tidak akan terwujud tanpa adanya usaha untuk meraihnya. Bahkan sebaikanya ketika menentukan tujuan, kita harus melihat diri ita.     Lalu apa dan bagaimana usaha yang dapat kita lakukan dalam menentukan mimpi kita? Parson (1909) memberikan   tips penting bagaimana kita menentukan mimpi yang dalam istilah Parsons disebut memilih karir.   Ketika menentukan tujuan karir, kita harus mempertimbangkan setidaknya 3 hal: a.           Memahami diri   Un...