MIMPI YANG TERTUNDA….
Terkadang kita berpikir akan menjadi apa dan
bagaimana kita akan menjadi. Seperti
video sang pemimpi yang menulis 1000 mimpi lalu satu demi satu mimpi itu
menjadi kenyataan, kemudian kita bertanya pada diri kita. “Akankah jika saya menulis mimpi-mipi, saya
juga bisa mewujudkannya ?” lalu kita bertanya lagi “Bagaimana saya akan
mewujudkannya ?”
Siapapun berhak menggantungkan mimpi mereka di atas
langit akan tetapi jika mimpi itu tidak akan terwujud tanpa adanya usaha untuk
meraihnya. Bahkan sebaikanya ketika menentukan tujuan, kita harus melihat diri
ita. Lalu apa dan bagaimana usaha yang dapat kita
lakukan dalam menentukan mimpi kita? Parson (1909) memberikan tips penting bagaimana kita menentukan mimpi
yang dalam istilah Parsons disebut memilih karir. Ketika menentukan tujuan karir, kita harus
mempertimbangkan setidaknya 3 hal:
a.
Memahami
diri
Untuk dapat memilih karir yang
cocok salah satunya kita dapat memulai dengan memahami diri kita. Kita hendaknya mengetahui minat, bakat, hobbi,
sifat/kecenderungan kepribadian, dan lain-lain.
b.
Memahami
dunia kerja/peluang
Membaca informasi mengenai
jabatan tertentu, profesi tertentu, dan syarat-syarat untuk memasuki suatu
jabatan. Perkembangan IPTEK sangat
pesat, maka kita harus terus mengikuti informasi akan suatu peluang kerja dari
suatu jabatan yang dikehendaki. Pada zaman dahulu mungkin lulusan SMA bisa
menjadi guru, sekarang untuk menjadi guru harus menempuh pendidikan
keguruan. Itu adalah contoh perkembangan
akan syarat-syarat memasuki suatu jabatan/pekerjaan.
c.
Mempertimbangkan
kedua hal di atas untuk dapat merencanakan karir secara sukses
Setelah mengetahui kondisi diri
dan memahami dunia kerja yang akan dimasuki, maka kita dapat mengambil
keputusan karir.
Komentar
Posting Komentar